{"id":743,"date":"2025-07-23T06:47:08","date_gmt":"2025-07-23T06:47:08","guid":{"rendered":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?p=743"},"modified":"2025-07-23T06:47:10","modified_gmt":"2025-07-23T06:47:10","slug":"mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/","title":{"rendered":"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia yang semakin didorong oleh data, memahami cara menganalisis data secara efektif menjadi kemampuan yang sangat berharga. Salah satu metode yang cukup populer dan mudah dipahami, bahkan oleh pemula sekalipun, adalah Decision Tree atau pohon keputusan. Metode ini membantu memetakan pilihan dan kemungkinan hasil secara visual dan terstruktur. Tapi, apa sebenarnya Decision Tree itu, dan bagaimana cara kerjanya dalam membantu kita mengambil keputusan berbasis data? Yuk, mulai mengenal Decision Tree untuk Analisis Data dan temukan bagaimana teknik ini bisa membuat proses pengambilan keputusan jadi lebih jelas dan efisien!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#Apa_Itu_Decision_Tree\" >Apa Itu Decision Tree?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#Mengapa_Decision_Tree_Disukai\" >Mengapa Decision Tree Disukai?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#Cara_Kerja_Decision_Tree\" >Cara Kerja Decision Tree<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#Node_dan_Cabang\" >Node dan Cabang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#Proses_Pembentukan_Tree\" >Proses Pembentukan Tree<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#Pruning_Memangkas_Tree\" >Pruning: Memangkas Tree<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#Aplikasi_Nyata_Decision_Tree\" >Aplikasi Nyata Decision Tree<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Decision_Tree\"><\/span>Apa Itu Decision Tree?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"410\" src=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-thinking-asian-woman-looking-aside-pondering-making-decision-standing-yellow-tshirt-1024x410.jpg\" alt=\"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data\" class=\"wp-image-680\" srcset=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-thinking-asian-woman-looking-aside-pondering-making-decision-standing-yellow-tshirt-1024x410.jpg 1024w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-thinking-asian-woman-looking-aside-pondering-making-decision-standing-yellow-tshirt-300x120.jpg 300w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-thinking-asian-woman-looking-aside-pondering-making-decision-standing-yellow-tshirt-768x308.jpg 768w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-thinking-asian-woman-looking-aside-pondering-making-decision-standing-yellow-tshirt-1536x615.jpg 1536w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-thinking-asian-woman-looking-aside-pondering-making-decision-standing-yellow-tshirt-2048x820.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara sederhana, Decision Tree adalah metode pemodelan prediktif yang digunakan dalam machine learning dan data mining. Ia bekerja dengan cara memetakan kemungkinan hasil dari serangkaian keputusan berdasarkan data yang ada. Hasilnya berbentuk seperti pohon, dengan &#8220;akar&#8221; di awal, &#8220;cabang&#8221; yang mewakili keputusan atau kondisi, dan &#8220;daun&#8221; sebagai hasil akhir atau prediksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini sangat intuitif dan menyerupai cara manusia berpikir saat mengambil keputusan: mulai dari satu pertanyaan, kemudian bercabang sesuai dengan jawaban atas pertanyaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin meningkatkan kemampuan analisis dan bersaing di dunia kerja berbasis data?<a href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/sertifikasi-data-analyst\/\"> <strong>Sertifikasi Data Analyst<\/strong><\/a> adalah pilihan tepat untuk membekali dirimu dengan keahlian teknis seperti pengolahan data, visualisasi, dan penggunaan tools populer seperti SQL, Excel, dan Python. Sertifikasi ini tidak hanya menambah pengetahuan, tapi juga menjadi nilai plus di mata perekrut dan membuka peluang karier yang lebih luas di berbagai industri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Decision_Tree_Disukai\"><\/span>Mengapa Decision Tree Disukai?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa alasan mengapa Decision Tree menjadi salah satu metode favorit dalam analisis data:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mudah dipahami dan dijelaskan.<\/strong> Bahkan orang yang tidak memiliki latar belakang teknis bisa memahami logika di balik decision tree.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tidak memerlukan banyak pra-pemrosesan data.<\/strong> Misalnya, tidak perlu melakukan normalisasi atau penskalaan fitur.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dapat digunakan untuk data kategorikal dan numerik.<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, seperti alat lainnya, Decision Tree juga memiliki kelemahan. Salah satunya adalah potensi untuk overfitting, yaitu ketika model terlalu menyesuaikan diri dengan data pelatihan dan gagal memprediksi data baru secara akurat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Kerja_Decision_Tree\"><\/span>Cara Kerja Decision Tree<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum kita masuk ke rincian teknis, bayangkan kamu sedang mencoba memutuskan apakah akan pergi piknik atau tidak. Kamu akan mempertimbangkan faktor-faktor seperti cuaca, hari dalam seminggu, dan apakah kamu sedang sibuk. Kamu mulai dengan pertanyaan: &#8220;Apakah hari ini cerah?&#8221; Jika ya, kamu mungkin lanjut ke pertanyaan berikutnya: &#8220;Apakah ini hari libur?&#8221; Dan seterusnya, hingga kamu mencapai keputusan akhir: &#8220;Pergi piknik&#8221; atau &#8220;Tinggal di rumah&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, itulah cara dasar kerja Decision Tree. Sekarang, mari kita bahas komponen-komponennya lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Node_dan_Cabang\"><\/span>Node dan Cabang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap titik dalam decision tree disebut &#8220;node&#8221;. Ada tiga jenis node:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Root node:<\/strong> Titik awal dari tree, biasanya merupakan fitur paling penting.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Decision node:<\/strong> Titik percabangan berdasarkan kondisi atau nilai fitur.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Leaf node:<\/strong> Titik akhir yang memberikan keputusan atau klasifikasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cabang adalah garis penghubung antar node yang mewakili hasil dari suatu kondisi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Pembentukan_Tree\"><\/span>Proses Pembentukan Tree<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon keputusan dibentuk melalui proses yang disebut <em>recursive partitioning<\/em>, yaitu membagi data menjadi subset yang lebih kecil berdasarkan atribut yang memberikan &#8220;pemisahan&#8221; terbaik. Pemisahan ini diukur menggunakan metrik seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Gini Impurity<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Entropy dan Information Gain<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Chi-square<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan dari proses ini adalah membuat setiap cabang mengarah ke hasil yang semakin homogen, atau dengan kata lain, semakin jelas klasifikasinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pruning_Memangkas_Tree\"><\/span>Pruning: Memangkas Tree<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkadang, decision tree bisa menjadi terlalu kompleks. Untuk menghindari overfitting, dilakukan proses yang disebut <em>pruning<\/em>, yaitu memangkas cabang-cabang yang tidak terlalu penting. Pruning bisa dilakukan sebelum (pre-pruning) atau sesudah (post-pruning) pohon dibentuk.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aplikasi_Nyata_Decision_Tree\"><\/span>Aplikasi Nyata Decision Tree<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Decision Tree tidak hanya teori\u2014ia banyak digunakan di berbagai industri, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kesehatan:<\/strong> Untuk mendiagnosis penyakit berdasarkan gejala.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keuangan:<\/strong> Untuk memprediksi risiko kredit atau penipuan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pemasaran:<\/strong> Untuk segmentasi pelanggan dan prediksi perilaku beli.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan visualisasi yang jelas dan logika yang mudah dipahami, Decision Tree menjadi alat yang sangat bermanfaat dalam pengambilan keputusan berbasis data.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengenal Decision Tree untuk analisis data membuka jalan menuju pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana data bisa membantu kita membuat keputusan yang lebih baik. Meskipun terlihat sederhana, metode ini cukup kuat dan fleksibel untuk berbagai situasi. Jadi, jika kamu ingin mulai menyelami dunia analisis data, Decision Tree bisa jadi langkah awal yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga artikel ini bisa memberikan gambaran yang jelas dan memicu rasa ingin tahu kamu untuk belajar lebih dalam lagi. Selamat mencoba!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia yang semakin didorong oleh data, memahami cara menganalisis data secara efektif menjadi kemampuan yang sangat berharga. Salah satu metode yang cukup populer dan mudah dipahami, bahkan oleh pemula sekalipun, adalah Decision Tree atau pohon keputusan. Metode ini membantu memetakan pilihan dan kemungkinan hasil secara visual dan terstruktur. Tapi, apa sebenarnya Decision Tree itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":744,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[54],"tags":[169],"class_list":["post-743","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-data-analyst","tag-mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data - skemadigital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, mulai Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data\u2014cara mudah memahami pola dan membuat keputusan dari data secara visual dan terstruktur!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data - skemadigital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, mulai Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data\u2014cara mudah memahami pola dan membuat keputusan dari data secara visual dan terstruktur!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"skemadigital\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-23T06:47:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-23T06:47:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-32.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/\",\"name\":\"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data - skemadigital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-32.png\",\"datePublished\":\"2025-07-23T06:47:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-23T06:47:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162\"},\"description\":\"Yuk, mulai Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data\u2014cara mudah memahami pola dan membuat keputusan dari data secara visual dan terstruktur!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-32.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-32.png\",\"width\":600,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/\",\"name\":\"skemadigital\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/skemadigital.id\"],\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data - skemadigital","description":"Yuk, mulai Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data\u2014cara mudah memahami pola dan membuat keputusan dari data secara visual dan terstruktur!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data - skemadigital","og_description":"Yuk, mulai Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data\u2014cara mudah memahami pola dan membuat keputusan dari data secara visual dan terstruktur!","og_url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/","og_site_name":"skemadigital","article_published_time":"2025-07-23T06:47:08+00:00","article_modified_time":"2025-07-23T06:47:10+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-32.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/","name":"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data - skemadigital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-32.png","datePublished":"2025-07-23T06:47:08+00:00","dateModified":"2025-07-23T06:47:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162"},"description":"Yuk, mulai Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data\u2014cara mudah memahami pola dan membuat keputusan dari data secara visual dan terstruktur!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#primaryimage","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-32.png","contentUrl":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-32.png","width":600,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/mengenal-decision-tree-untuk-analisis-data\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Decision Tree untuk Analisis Data"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/","name":"skemadigital","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/skemadigital.id"],"url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/743","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=743"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/743\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":745,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/743\/revisions\/745"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}