{"id":664,"date":"2025-07-16T08:56:38","date_gmt":"2025-07-16T08:56:38","guid":{"rendered":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?p=664"},"modified":"2025-07-16T08:56:41","modified_gmt":"2025-07-16T08:56:41","slug":"pengolahan-data-big-data-untuk-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/","title":{"rendered":"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seiring dengan kemajuan teknologi, dunia semakin dipenuhi dengan data dalam jumlah yang sangat besar. Data ini tidak hanya berasal dari media sosial, transaksi online, atau perangkat IoT (Internet of Things), tetapi juga dari berbagai sumber lain yang terus berkembang setiap harinya. Nah, data dalam jumlah besar ini disebut dengan big data, dan pengolahan big data menjadi hal yang sangat penting untuk membuatnya berguna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, bagi pemula, pengolahan big data bisa terasa sangat menakutkan. Jangan khawatir! Dalam artikel ini, kita akan membahas cara memahami konsep dasar pengolahan big data dan bagaimana pemula bisa mulai bekerja dengan big data.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#Apa_Itu_Big_Data\" >Apa Itu Big Data?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#Mengapa_Pengolahan_Big_Data_Itu_Penting\" >Mengapa Pengolahan Big Data Itu Penting?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#Langkah-langkah_Pengolahan_Big_Data_untuk_Pemula\" >Langkah-langkah Pengolahan Big Data untuk Pemula<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#1_Menyiapkan_Infrastruktur_dan_Alat_yang_Tepat\" >1. Menyiapkan Infrastruktur dan Alat yang Tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#2_Mengumpulkan_dan_Menyimpan_Data\" >2. Mengumpulkan dan Menyimpan Data<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#3_Pembersihan_dan_Penyaringan_Data\" >3. Pembersihan dan Penyaringan Data<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#4_Analisis_Data\" >4. Analisis Data<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#5_Mengambil_Keputusan_Berdasarkan_Data\" >5. Mengambil Keputusan Berdasarkan Data<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Big_Data\"><\/span>Apa Itu Big Data?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/lady-looking-up-jacket-1-1024x683.jpg\" alt=\"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula\" class=\"wp-image-657\" srcset=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/lady-looking-up-jacket-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/lady-looking-up-jacket-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/lady-looking-up-jacket-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/lady-looking-up-jacket-1-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/lady-looking-up-jacket-1-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum masuk lebih dalam, mari kita pahami dulu apa itu big data. Secara sederhana, big data merujuk pada kumpulan data yang sangat besar dan kompleks, yang tidak bisa diproses dengan cara konvensional menggunakan perangkat lunak atau alat biasa. Big data terdiri dari tiga karakteristik utama, yang sering disebut dengan istilah &#8220;3V&#8221;:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Volume<\/strong>: Jumlah data yang sangat besar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Velocity<\/strong>: Kecepatan data yang terus menerus masuk dan berubah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Variety<\/strong>: Beragamnya tipe dan sumber data yang ada, seperti data terstruktur dan tidak terstruktur.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Big data tidak hanya tentang besar atau jumlahnya, tetapi juga tentang bagaimana data itu digunakan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center has-cyan-bluish-gray-background-color has-background has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/sertifikasi-data-analyst\/\">Sertifikasi Data Analyst<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Pengolahan_Big_Data_Itu_Penting\"><\/span>Mengapa Pengolahan Big Data Itu Penting?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum kita membahas cara pengolahan big data untuk pemula, ada baiknya kita memahami mengapa pengolahan big data itu sangat penting. Data yang besar dan kompleks dapat memberikan berbagai manfaat jika dikelola dengan benar. Beberapa manfaat utamanya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Meningkatkan Pengambilan Keputusan<\/strong>: Dengan mengolah big data, kita bisa mendapatkan informasi yang lebih mendalam yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meningkatkan Efisiensi<\/strong>: Data yang terorganisir dengan baik memungkinkan proses bisnis berjalan lebih efisien.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menemukan Pola dan Tren<\/strong>: Dengan menganalisis big data, kita bisa menemukan pola atau tren yang sebelumnya tidak terlihat, yang bisa memberi keuntungan kompetitif.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kita sudah memahami pentingnya big data, mari kita lanjutkan untuk membahas bagaimana cara pemula bisa mulai mengolah data besar ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-langkah_Pengolahan_Big_Data_untuk_Pemula\"><\/span>Langkah-langkah Pengolahan Big Data untuk Pemula<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengolahan big data membutuhkan alat dan teknik khusus. Untuk pemula, berikut adalah beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan dalam pengolahan big data:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menyiapkan_Infrastruktur_dan_Alat_yang_Tepat\"><\/span>1. Menyiapkan Infrastruktur dan Alat yang Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama dalam mengolah big data adalah memastikan Anda memiliki <strong>infrastruktur yang tepat<\/strong>. Big data memerlukan perangkat keras dan perangkat lunak yang mampu menangani volume data yang sangat besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada banyak pilihan platform dan alat yang dapat digunakan untuk mengelola big data, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Hadoop<\/strong>: Merupakan framework yang memungkinkan pengolahan dan penyimpanan data dalam jumlah besar secara terdistribusi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Apache Spark<\/strong>: Platform komputasi yang lebih cepat dibandingkan Hadoop, sering digunakan untuk analisis data real-time.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>NoSQL Databases<\/strong>: Seperti MongoDB dan Cassandra, sering digunakan untuk menyimpan data yang tidak terstruktur.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi pemula, disarankan untuk mulai dengan <strong>cloud platforms<\/strong> seperti Google Cloud, Amazon Web Services (AWS), atau Microsoft Azure, karena mereka menawarkan layanan yang lebih mudah diakses dan lebih efisien untuk pengolahan big data.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengumpulkan_dan_Menyimpan_Data\"><\/span>2. Mengumpulkan dan Menyimpan Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengolahan data big data dimulai dengan <strong>pengumpulan data<\/strong>. Anda perlu tahu dari mana data tersebut berasal. Data bisa berasal dari berbagai sumber seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sosial media<\/strong>: Twitter, Instagram, Facebook, dll.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sensor dan perangkat IoT<\/strong>: Data dari perangkat pintar, mobil, atau peralatan rumah tangga.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Transaksi online<\/strong>: Data yang berasal dari aktivitas e-commerce atau transaksi keuangan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah data dikumpulkan, langkah berikutnya adalah <strong>penyimpanan data<\/strong>. Big data sering kali disimpan dalam <strong>data lakes<\/strong>, yang memungkinkan penyimpanan dalam berbagai format (terstruktur atau tidak terstruktur). Di sini, Anda bisa menggunakan alat seperti Hadoop HDFS (Hadoop Distributed File System) untuk penyimpanan yang efisien.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pembersihan_dan_Penyaringan_Data\"><\/span>3. Pembersihan dan Penyaringan Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data yang besar sering kali berantakan dan tidak terstruktur, jadi salah satu langkah penting adalah <strong>membersihkan dan menyaring data<\/strong>. Hal ini melibatkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menghapus data duplikat.<\/li>\n\n\n\n<li>Memperbaiki data yang hilang atau tidak lengkap.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengelompokkan data yang relevan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahap pembersihan ini sangat penting agar data yang digunakan untuk analisis menjadi lebih akurat dan bisa diandalkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Analisis_Data\"><\/span>4. Analisis Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah data siap, langkah selanjutnya adalah melakukan <strong>analisis data<\/strong>. Di sinilah banyak pemula merasa bingung karena ada banyak metode analisis yang bisa digunakan. Beberapa metode dasar yang bisa dicoba antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Analisis Statistik<\/strong>: Untuk menemukan pola dan korelasi dalam data.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Machine Learning<\/strong>: Untuk membangun model prediktif berdasarkan data yang ada.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Data Visualization<\/strong>: Membantu Anda untuk lebih memahami data dengan memvisualisasikan hasil analisis.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk pemula, ada banyak tools yang bisa digunakan untuk analisis data seperti Python dengan library seperti Pandas dan Matplotlib, atau alat visualisasi seperti Tableau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mengambil_Keputusan_Berdasarkan_Data\"><\/span>5. Mengambil Keputusan Berdasarkan Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menganalisis data, langkah terakhir adalah <strong>mengambil keputusan<\/strong>. Keputusan yang diambil berdasarkan big data bisa beragam, mulai dari keputusan bisnis, keputusan pemasaran, atau bahkan keputusan dalam pengembangan produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keuntungan terbesar dari mengolah big data adalah mampu membuat keputusan yang lebih tepat dan berbasis bukti, bukan hanya berdasarkan intuisi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengolahan big data untuk pemula memang bisa terasa menantang, namun dengan pemahaman yang tepat, siapa pun bisa mulai belajar dan bekerja dengan data besar. Mulailah dengan memahami infrastruktur dan alat yang tepat, mengumpulkan dan menyaring data dengan baik, serta mempelajari teknik analisis data yang sesuai. Seiring dengan pengalaman, Anda akan semakin terampil dalam mengolah big data dan memanfaatkannya untuk membuat keputusan yang lebih baik dan lebih cerdas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan ragu untuk terus bereksperimen, karena dunia big data selalu berkembang, dan peluang untuk belajar dan berkembang sangat besar!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seiring dengan kemajuan teknologi, dunia semakin dipenuhi dengan data dalam jumlah yang sangat besar. Data ini tidak hanya berasal dari media sosial, transaksi online, atau perangkat IoT (Internet of Things), tetapi juga dari berbagai sumber lain yang terus berkembang setiap harinya. Nah, data dalam jumlah besar ini disebut dengan big data, dan pengolahan big data [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":665,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[54],"tags":[142],"class_list":["post-664","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-data-analyst","tag-pengolahan-data-big-data-untuk-pemula"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengolahan Data Big Data untuk Pemula - skemadigital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, mulai Pengolahan Data Big Data untuk Pemula! Pelajari cara mengelola data besar dengan mudah dan buka peluang karier di dunia data!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula - skemadigital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, mulai Pengolahan Data Big Data untuk Pemula! Pelajari cara mengelola data besar dengan mudah dan buka peluang karier di dunia data!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"skemadigital\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-16T08:56:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-16T08:56:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-7-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/\",\"name\":\"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula - skemadigital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-7-2.png\",\"datePublished\":\"2025-07-16T08:56:38+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-16T08:56:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162\"},\"description\":\"Yuk, mulai Pengolahan Data Big Data untuk Pemula! Pelajari cara mengelola data besar dengan mudah dan buka peluang karier di dunia data!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-7-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-7-2.png\",\"width\":600,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/\",\"name\":\"skemadigital\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/skemadigital.id\"],\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula - skemadigital","description":"Yuk, mulai Pengolahan Data Big Data untuk Pemula! Pelajari cara mengelola data besar dengan mudah dan buka peluang karier di dunia data!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula - skemadigital","og_description":"Yuk, mulai Pengolahan Data Big Data untuk Pemula! Pelajari cara mengelola data besar dengan mudah dan buka peluang karier di dunia data!","og_url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/","og_site_name":"skemadigital","article_published_time":"2025-07-16T08:56:38+00:00","article_modified_time":"2025-07-16T08:56:41+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-7-2.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/","name":"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula - skemadigital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-7-2.png","datePublished":"2025-07-16T08:56:38+00:00","dateModified":"2025-07-16T08:56:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162"},"description":"Yuk, mulai Pengolahan Data Big Data untuk Pemula! Pelajari cara mengelola data besar dengan mudah dan buka peluang karier di dunia data!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#primaryimage","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-7-2.png","contentUrl":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-7-2.png","width":600,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/pengolahan-data-big-data-untuk-pemula\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengolahan Data Big Data untuk Pemula"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/","name":"skemadigital","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/skemadigital.id"],"url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=664"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":666,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664\/revisions\/666"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/665"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}