{"id":598,"date":"2025-07-09T04:16:14","date_gmt":"2025-07-09T04:16:14","guid":{"rendered":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?p=598"},"modified":"2025-07-09T04:16:14","modified_gmt":"2025-07-09T04:16:14","slug":"visualisasi-data-dengan-google-looker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/","title":{"rendered":"Visualisasi Data dengan Google Looker"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era digital seperti sekarang, data menjadi aset yang sangat berharga bagi perusahaan, organisasi, bahkan individu. Tapi, sebanyak dan sekuat apa pun data yang dimiliki, jika tidak diolah dan disajikan dengan baik, ia hanya akan menjadi sekumpulan angka yang sulit dipahami. Karena itu, visualisasi data dengan Google Looker menjadi solusi penting untuk mengubah data mentah menjadi tampilan visual yang mudah dimengerti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu alat yang semakin populer untuk kebutuhan ini adalah Google Looker. Looker bukan sekadar alat visualisasi biasa, ia adalah platform analitik data modern yang memungkinkan kita menjelajahi, menganalisis, dan membagikan data secara lebih cerdas. Tapi, bagaimana sebenarnya Looker bekerja dan kenapa ia begitu menarik untuk dipelajari? Yuk, kita bahas lebih dalam!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#Apa_Itu_Google_Looker_dan_Kenapa_Penting\" >Apa Itu Google Looker dan Kenapa Penting?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#Kelebihan_Google_Looker\" >Kelebihan Google Looker<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#Cara_Membuat_Visualisasi_Data_dengan_Google_Looker\" >Cara Membuat Visualisasi Data dengan Google Looker<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#1_Persiapkan_Data_dan_Buat_Koneksi\" >1. Persiapkan Data dan Buat Koneksi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#2_Bangun_Model_Data_dengan_LookML\" >2. Bangun Model Data dengan LookML<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#3_Buat_Eksplorasi_dan_Visualisasi\" >3. Buat Eksplorasi dan Visualisasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#4_Susun_Dashboard\" >4. Susun Dashboard<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#5_Bagikan_dan_Kolaborasikan\" >5. Bagikan dan Kolaborasikan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Google_Looker_dan_Kenapa_Penting\"><\/span>Apa Itu Google Looker dan Kenapa Penting?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"523\" height=\"351\" src=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Cuplikan-layar-2025-06-12-213653.jpeg\" alt=\"Visualisasi Data dengan Google Looker\" class=\"wp-image-416\" style=\"width:770px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Cuplikan-layar-2025-06-12-213653.jpeg 523w, https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Cuplikan-layar-2025-06-12-213653-300x201.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 523px) 100vw, 523px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Google Looker adalah bagian dari Google Cloud Platform yang dirancang khusus untuk membantu pengguna memahami data mereka melalui tampilan visual yang interaktif dan mudah digunakan. Dengan Looker, kita bisa membuat dashboard, laporan, dan grafik yang menggambarkan kondisi bisnis secara real-time.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak seperti alat BI tradisional, Looker memiliki pendekatan berbasis model data yang disebut LookML. Ini memungkinkan pengguna teknis maupun non-teknis untuk berkolaborasi dalam membangun analitik yang dapat digunakan ulang secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center has-cyan-bluish-gray-background-color has-background has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/sertifikasi-data-analyst\/\">Sertifikasi Data Analyst<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Google_Looker\"><\/span>Kelebihan Google Looker<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum kita melangkah lebih jauh ke cara membuat visualisasi dengan Looker, yuk kita intip dulu beberapa keunggulan yang dimilikinya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Integrasi yang kuat dengan Google Cloud dan sumber data lainnya<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kemampuan eksplorasi data yang interaktif<\/strong>, memungkinkan pengguna untuk menggali informasi tanpa perlu menulis query SQL secara manual.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kolaborasi real-time<\/strong>, di mana tim dapat berbagi insight langsung melalui dashboard.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keamanan data yang tinggi<\/strong>, karena Looker dibangun di atas infrastruktur Google Cloud.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan fitur-fitur ini, Google Looker cocok digunakan oleh tim data, marketing, keuangan, hingga manajemen yang ingin mengambil keputusan berbasis data secara lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Visualisasi_Data_dengan_Google_Looker\"><\/span>Cara Membuat Visualisasi Data dengan Google Looker<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai di sini, mungkin kamu mulai tertarik dan bertanya-tanya: &#8220;Oke, saya paham kelebihannya. Tapi bagaimana cara memulai membuat visualisasi data di Google Looker?&#8221; Nah, bagian ini akan menjawab pertanyaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Persiapkan_Data_dan_Buat_Koneksi\"><\/span>1. Persiapkan Data dan Buat Koneksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama tentu saja adalah menghubungkan Looker dengan sumber datamu. Bisa dari BigQuery, MySQL, PostgreSQL, dan banyak lagi. Proses ini cukup mudah karena Looker menyediakan interface yang ramah pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Bangun_Model_Data_dengan_LookML\"><\/span>2. Bangun Model Data dengan LookML<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah jantung dari Looker. Dengan menggunakan LookML, kamu mendefinisikan bagaimana data ditampilkan dan digunakan. LookML bisa dibilang seperti &#8220;peta&#8221; yang membantu Looker memahami struktur data kamu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Buat_Eksplorasi_dan_Visualisasi\"><\/span>3. Buat Eksplorasi dan Visualisasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah model data siap, kamu bisa langsung mulai mengeksplorasi data dan memilih jenis visualisasi yang sesuai: grafik batang, pie chart, garis waktu, heatmap, dan banyak lagi. Kamu bisa menyesuaikan warna, label, dan format lainnya untuk mempercantik tampilan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Susun_Dashboard\"><\/span>4. Susun Dashboard<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gabungkan berbagai visualisasi ke dalam satu dashboard yang informatif. Dashboard ini bisa diatur untuk menampilkan data real-time, menyisipkan filter interaktif, bahkan dikirim otomatis ke email tim setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Bagikan_dan_Kolaborasikan\"><\/span>5. Bagikan dan Kolaborasikan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, kamu bisa membagikan hasil analisismu ke tim atau manajemen dengan aman. Bisa lewat link khusus, embed di website, atau integrasi dengan tools seperti Slack.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan Google Looker, proses visualisasi data menjadi lebih dari sekadar membuat grafik yang indah. Ia mengubah cara kita memahami informasi, mengambil keputusan, dan berkolaborasi dalam tim. Jika kamu ingin membawa analitik datamu ke level yang lebih tinggi, Looker layak untuk dicoba.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, siapkah kamu mengubah data menjadi cerita visual yang kuat bersama Google Looker?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era digital seperti sekarang, data menjadi aset yang sangat berharga bagi perusahaan, organisasi, bahkan individu. Tapi, sebanyak dan sekuat apa pun data yang dimiliki, jika tidak diolah dan disajikan dengan baik, ia hanya akan menjadi sekumpulan angka yang sulit dipahami. Karena itu, visualisasi data dengan Google Looker menjadi solusi penting untuk mengubah data mentah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":599,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[54],"tags":[123],"class_list":["post-598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-data-analyst","tag-visualisasi-data-dengan-google-looker"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Visualisasi Data dengan Google Looker - skemadigital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk coba Visualisasi Data dengan Google Looker\u2014cara mudah ubah data jadi insight yang powerful dan menarik!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Visualisasi Data dengan Google Looker - skemadigital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk coba Visualisasi Data dengan Google Looker\u2014cara mudah ubah data jadi insight yang powerful dan menarik!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"skemadigital\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-09T04:16:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-33.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/\",\"name\":\"Visualisasi Data dengan Google Looker - skemadigital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-33.png\",\"datePublished\":\"2025-07-09T04:16:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162\"},\"description\":\"Yuk coba Visualisasi Data dengan Google Looker\u2014cara mudah ubah data jadi insight yang powerful dan menarik!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-33.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-33.png\",\"width\":600,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Visualisasi Data dengan Google Looker\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/\",\"name\":\"skemadigital\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/skemadigital.id\"],\"url\":\"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Visualisasi Data dengan Google Looker - skemadigital","description":"Yuk coba Visualisasi Data dengan Google Looker\u2014cara mudah ubah data jadi insight yang powerful dan menarik!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Visualisasi Data dengan Google Looker - skemadigital","og_description":"Yuk coba Visualisasi Data dengan Google Looker\u2014cara mudah ubah data jadi insight yang powerful dan menarik!","og_url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/","og_site_name":"skemadigital","article_published_time":"2025-07-09T04:16:14+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-33.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/","name":"Visualisasi Data dengan Google Looker - skemadigital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-33.png","datePublished":"2025-07-09T04:16:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162"},"description":"Yuk coba Visualisasi Data dengan Google Looker\u2014cara mudah ubah data jadi insight yang powerful dan menarik!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#primaryimage","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-33.png","contentUrl":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-33.png","width":600,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/visualisasi-data-dengan-google-looker\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Visualisasi Data dengan Google Looker"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/","name":"skemadigital","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/5c351368fdec08cbb5d185c956222162","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/skemadigital.id"],"url":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=598"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":600,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598\/revisions\/600"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skemadigital.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}